Pasarkan Makanan Sehat Anak dengan Jasa SEO Semarang Terbaik

Pasarkan Makanan Sehat Anak dengan Jasa SEO Semarang Terbaik – Menurut yang bersumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) data pada tahun 2013 diperkirakan jumlah penduduk Indonesia bertambah menjadi 250 juta jiwa dengan pertumbuhan penduduk 1,49% per tahun. Populasi penduduk tersebut bisa dipecah menjadi dua golongan, persentase usia sekolah dan balita sebesar 28,87%, angkatan kerja 63,54%, dan lansia mencapai 7,59%. Sementara itu, berdasar data survei yang dilakukan oleh Kompas Gramedia, di Indonesia seorang anak memperoleh uang saku dari orang tuanya rata-rata sebesar Rp 6.500/hari. Jika populasi anak seluruh Indonesia sebesar 72.175.000 maka potensi uang jajan anak yang ada di Indonesia sebesar Rp 469,1 miliar/hari. Potensi itu jauh lebih besar bila dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sebesar Rp160 miliar/hari.

BENTUK UNIK DISUKAI

Sebelum memproduksi penganan dan minuman untuk anak, cermati terlebih dulu karakter dan berbagai faktor yang berpengaruh terhadap kebiasaan serta pola makan anak. Menurut penuturan Dra. Surastuti Nurdadi, MSi, psikolog anak di Klinik Anakku, Kelapa Gading Jakarta, menu makanan akan disenangi anak bila disajikan dalam bentuk sederhana serta mudah dikenali. Umumnya, anak memiliki rasa penasaran yang besar terhadap menu makanan baru. Mereka ingin mencoba dan merasakan. Sebaliknya, anak cenderung tidak menyukai makanan yang dicampur dan sulit dikenali bentuknya. Makanan yang disajikan dalam bentuk unik akan lebih mudah dikenali dan disenangi anak-anak. Anda bisa men desain produk makanan berbentuk tokoh yang sedang menjadi tren. Misal Angry Bird dan Sponge Bob. Selain bentuk sederhana, anak juga lebih menyukai makanan dalam porsi kecil daripada makanan dalam porsi gede. Makanan untuk anak, hendaknya memiliki tekstur lembut serta lunak. Sehingga anak mudah mencerna makanan tersebut. Inovasi makanan dengan aneka bentuk unik seperti itu dilakukan oleh Wenny, pengusaha roti di Bandung. Ibu muda berputera dua ini memproduksi aneka kue 3 dimensi. Kue berbentuk robot, Hello Kity, pesawat terbang, dan bunga. Wenny memulai usaha itu dengan modal sebesar Rp50 juta. Berbekal dengan uang sebanyak itu, ia dapat meraup omzet sebesar Rp15 juta – 30 juta/ bulan. Wenny mendesain kue disesuaikan dengan orang yang akan menerima kue tersebut. Dengan demikian, wanita ini terampil memahat roti dan ulung mencermati karakter pelanggannya.

This entry was posted in News. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *