Pilih Nama Yang Mana, Ya? Bag3

Umpama, seorang bernama Dennis banyak menjadi dokter gigi atau dentist dalam bahasa Inggris, sementara Laurie, Lauren, atau Lawrence adalah nama-nama umum di antara lawyer atau pengacara. NAMA UNIK SEMAKIN POPULER Belakangan ini, nama-nama bayi semakin unik, ya, Ma.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Tak sedikit orangtua di Indonesia memilih nama anaknya yang diambil dari bahasa asing, semisal bahasa Arab dan Jepang, atau menggunakan kata di bahasa Indonesia sebagai nama anaknya, seperti: Pijar, Matahari, dan Cahaya. Hal serupa juga terjadi di luar negeri, seperti di Inggris, pada 2012, nama anak laki-laki populer adalah Jack, Harry, Oliver, dan Harry, kini sudah semakin sedikit dipilih sebagai nama anak. Hanya sekitar 7% anak laki-laki di Inggris yang diberi nama tersebut.

 

Begitu pula di Amerika Serikat (AS), pada 2012, hanya 27% anak-anak yang diberi nama dari daftar 1.000 nama populer di AS. Dalton Conley, sosiologi di New York University dan penulis buku Parentology: Everything You Wanted to Know about the Science of Raising Children but Were Too Exhausted to Ask, mengatakan, anak yang diberi nama unik, yang tidak umum, dapat memiliki keuntungan yang berguna sebagai kunci kesuksesannya di masa depan.

Karena terbiasa sering digoda atau diejek akibat memiliki nama unik, mereka (anak-anak dengan nama unik) memiliki kemampuan untuk mengontrol emosi dan keinginan mereka. Ini merupakan keterampilan yang berguna dalam pengambilan keputusan, di pekerjaan, dan keseharian mereka, sehingga mereka cenderung lebih bisa sukses di masa depan. Nah, mau pilih nama yang mana, Ma?

Mau yang unik, nama yang umum, yang Indonesia banget atau diambil dari bahasa asing, yang penting artinya baik ya, karena di setiap nama, tersisip harapan dan doa dari orangtua. Selamat memilih nama! Anak laki-laki dengan nama yang biasanya diberikan pada anak perempuan memiliki kemungkinan lebih besar untuk berperilaku buruk dibanding anak lakilaki dengan nama yang lebih maskulin. Orang dengan nama yang mudah dieja akan membentuk kesan positif sehingga berdampak pada kariernya, semisal lebih mudah naik jabatan, dibanding seseorang dengan nama yang sulit dieja.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

This entry was posted in Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *